Boston, Massachusetts November, 2006 Kate merasakan darahnya mengalir deras begitu mendengar suara langkah kaki seseorang yang mendekati pintu. Melalui lubang yang dibuatnya sendiri pada pintu kayu itu selama berjam-jam, Kate mengintip dari sana. Ia mendapati sepasang kaki yang panjang dibalut oleh jeans berukuran besar sedang berjalan menuju ke arahnya. Sepatu bot besar berwarna hitam yang dikenakannya, memperlihatkan bekas butiran salju yang mulai mencair di atas sana. Pria itu sempat berhenti di ujung lorong, namun hanya sebentar sebelum akhirnya ia kembali berjalan mendekati Kate. Langkah Kate terburu-buru ketika ia menjauh dari tepi pintu dan bergerak ke sudut ruangan, tempat yang menurutnya paling aman. Ketika pria itu menyadari bahwa pintunya tidak terkunci dan engselnya mengala

