Bab 30

1230 Kata

Rani duduk di ruang makan dengan mengaduk sereal di mangkuknya. Berhadapan dengan Fatih yang sejak tadi diam saja. Selang seling bergantian mereka saling melirik. Bingung ingin mengatakan apa. Kala diam mereka, terdengar bel dari pintu utama. Mereka menoleh. Fatih berdiri ingin membuka pintu tetapi Rani melarangnya. "Biar aku aja." Fatih urung. Ia duduk lagi dan menyantap sarapan yang dibuatkan oleh gadis itu. "Iya, cari siapa?" Saat Rani membuka pintu, muncul wajah wanita tempo lalu. Wanita yang membuat hatinya hancur kala mendapati Fatih berduaan dengannya. "Fatih mana? Aku ingin bertemu dia," ucap Alin dengan wajah angkuhnya. Ia tak mau tahu siapa yang tengah berhadapan dengannya. "Fatih masih sibuk. Untuk apa kamu mencarinya?" Rani tak mengizinkan wanita itu masuk. Ia menutup

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN