Bab 31

1211 Kata

"Maaf, Bu. Kami tidak pacaran. Kami sedang diskusi. Lagipula ini masih ada sisa jam istirahat." Rani menjawab dengan tegas. Setelah sempat bicara berdua dengan wanita itu beberapa saat lalu, kini ia tak takut lagi. "Apakah kamu tidak pernah diajari sopan santun dengan atasan? Bicaramu lancang sekali." Dini membalik badan dan pergi dari sana. Saat wanita itu sudah tak tampak lagi, pundak Rani luruh. Ia menghela napas panjang dan semakin ingin keluar dari kantor itu. "Sabar, Ran! Kalau kamu mau, aku bisa Carikan kerjaan lain. Kamu bisa tenang tanpa setiap hari bertemu dengan mereka." Pria itu tersenyum manis. Ketulusan yang ia tujukan mengubah cara pandang Rani. "Makasih banyak, Mas. Aku akan coba pikirkan rencana ke depan. Aku ingin pulang ke rumah Ibu. Tapi, masih berat karena sudah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN