Lazio menarik tangan Zeya menuju rumah, wajahnya sumringah karena Zeya mau menerimanya menjadi suami. Mulai sekarang mereka akan hidup bahagia selamanya. Wanita angkuh yang selalu meninggikan harga diri ini sudah mencuri perhatiannya sejak di pesawat, berbeda dari para gadis sexy yang memberikan kepuasan jasmani. Zeya memberi warna berbeda, memenuhi rohaninya dengan segala hal menarik. Hatinya penuh. Dia merasa menemukan tempat berlabuh. Tempat yang tepat untuk berbagi segala macam kehidupan dan menyandarkan rasa lelah. Hingga dia berpikir, apa ini rasanya cinta? Apakah ini yang membuat Jexeon, sahabatnya melepaskan segala hal demi Yua? "Aku akan kenalkan kau dengan ibuku, akhir-akhir ini dia cerewet sekali ingin kita berkunjung." Mendengar itu langkah Zeya mendadak berhenti, mem

