Gynta terbangun saat mendengar suara benda yang jatuh. Karena merasa terganggu, dia pun bangkit dan menoleh ke arah dapur. Sepasang matanya menemukan Vino sedang menunduk mengambil kuali yang sempat jatuh. Gynta memgernyit saaat sadar kepalanya kembali berdenyut-denyut. Dirinya langsung berlari ke kamar mandi saat merasakan perutnya seperti di kocok-kocok. Gynta memuntahkan semua isi dalam perutnya. Vino menoleh melihat Gynta berlari ke kamar mandi. Dia pun mengikutinya dan melihat Gynta sedang memuntahkan isi perutnya. Merasa kasihan, Vino pun masuk dan menepuk-nepuk punggung Gynta. "Jangan minum lagi kalau kau seperti ini," ucap Vino tak tega melihat Gynta sampai segitunya. Mengigau tak jelas, bertingkah aneh dan sekarang istrinya muntah-muntah seperti itu. Vino membantu Gyn

