Semua keluarga menunggu di luar ruangan, Leonna tengah di tangani Chacha, Dhika dan Thalita di dalam sana. Verrel terduduk di lantai dekat pintu dengan kemeja putihnya yang penuh dengan darah Leonna, bahkan kedua tangannya juga. Ia terlihat sangat kalut dan sangat terpukul. Dia menangis dalam diam. Jack, Angga dan Daniel pergi mengurusi jenazah Caren. Ia mengingat kejadian tadi pagi, pantas saja dia begitu tak ingin melepaskan Leonna dan berjauhan dengannya. Ia menyesal tak mengikuti Leonna ke dalam kampus. Dia tak menyangka kalau Caren akan nekat mengikuti Leonna hingga ke kampus. Ia tak habis pikir bagaimana bisa di kampus elit seperti itu keamanannya tak ketat. Verrel terus menangis dalam diam mengingat darah mengalir dan menggenang dimana-mana. Ia dapat membayangkan bagaimana tersik

