Verrel tengah mengerjakan sesuatu di computer miliknya, dan tak lama pintu ruangan terbuka menampakan Caren disana dengan senyumannya. "Hay sayang." Caren berlari mendekati Verrel membuat Verrel tersenyum. "Kenapa tidak bilang kalau mau datang?" Tanya Verrel. "Aku mau kasih kamu kejutan, oh iya aku bawakan jus Mangga untukmu, bukankah kamu menyukainya." "Kamu perhatian sekali, sampai setiap hari membawakanku berbagai minuman." sindir Verrel yang sebenarnya tau apa isi minuman itu. Ia pernah meminumnya sedikit tetapi kepalanya terasa sakit, karena curiga ia mengeceknya ke rumah sakit dan ternyata minuman itu di campurkan dengan obat pelumpuhan. Verrel tidak menyangka Caren sejahat itu sampai ingin melumpuhkan dirinya agar bisa menuruti semua keinginannya. Caren benar-benar ingin menjad

