Janji Bertemu.

1153 Kata
Malam ini Clarissa ada janji dengan Alberto yang katanya akan mempertemukan dengan tuannya yang sedang mencari sugar baby, Clarissa sudah menunggu didepan toko, dan beberapa saat kemudian Alberto datang dia menyuruh masuk kedalam mobil, saat dia masuk kedalam mobil ternyata disampangnya sudah ada lelaki bertubuh tegap dan mempunya bentuk tubuh yang bagus, saat lelaki itu menoleh betapa sangat terkejutnya bahwa perempuan yang akan menjadi sugar babynya adalah perempuan yang pernah menolong anaknya beberapa hari yang lalu. Berbeda dengan Clarissa ia tak begitu terkejut, kini ia hanya tersenyum kikuk. "Apa kita sebelumnya pernah bertemu,” tanya Andre untuk memastikan bahwa perempuan ini yang pernah menolong anaknya. "Tentu saja belum pernah tuan,” kata Clarissa. "Oh, begitu,” kata Andre. Ternyata dia lupa padahal jelas-jelas dia pernah bertemu dengan dirinya, akan tetapi Andre tidak mempermasalahkan itu. "Oh, iya. Apa kamu sudah makan malam?" tanya Andre. "Belum tuan, “kata Clarissa. "Oke, kalau begitu kita makan malam terlebih dahulu di restoran dekat sini sambil membicarakan apa nanti tugas kamu sebagai sugar baby. Al kita mampir ke restoran dulu, “kata Andre. "Baik tuan, “kata Alberto. Kini mereka sudah berada dalam restoran dan makanan yang mereka pesan juga sudah tersaji dalam meja. "kamu yakin mau kerja sebagai sugar baby saya? “tanya Andre. "Iya, saya yakin tuan karena saya sangat butuh uang untuk pengobatan ibu dan adik saya untuk bisa daftar ke perguruan tinggi, “kata Clarissa. "Oke, kalau begitu ini perjanjiannya kamu baca terlebih dahulu nanti dirumah nanti kalau kamu sudah setuju kamu tinggal datang ke kantor saya ini kartu nama saya, “kata Andre. "Hm... baiklah, tuan,” kata Clarissa. "Oke kalau begitu ayo kita makan dulu, nanti saya antarkan kamu pulang ke rumah," kata Andre. "Tidak perlu repot-repot tuan. Saya bisa pulang sendiri dengan menggunakan taksi, “kata Clarissa. "Tidak apa-apa lagian ini juga sudah malam tidak baik perempuan pulang malam-malam sendiri, “kata Andre. "Terima kasih, tuan. Setelah mereka selesai makan malam lalu Andre bergegas mengantarkan Clarissa pulang ke rumahnya terlebih dahulu, untuk sampai dirumah Clarissa memerluhkan waktu selama satu jam. “Tuan sekali lagi saya mengucapkan banyak terima kasih karena sudah mengantarkan saya pulang ke rumah," kata Clarissa. "Iya sama-sama, kalau begitu cepatlah masuk kedalam rumah, “kata Andre. "Iya tuan, lalu Clarissa pun berjalan masuk kedalam rumahnya, setelah Clarissa benar-benar sudah masuk kedalam rumah Andre pun masuk kedalam mobil dan langsung meninggalkan rumah Clarissa." Andre sampai di rumahnya pukul dua belas malam, karena jarak rumah, Andre sangat jauh kalau dari rumah Clarissa. "Ndre dari mana saja kenapa kamu baru pulang larut malam?“ tanyaa mama Andre. "Ada kerjaan diluar, ma sama klien bisnis, kenapa mama belum tidur?" tanya Andre. "Mama tadi sudah tidur terus kebangun karena haus, “kata mama Andre. "Hemm, ya sudah, ma. Andre ke atas mau istirahat," kata Andre. Pagi harinya Clarissa bangun siang karena hari ini Clarissa libur kerja, lalu ia teringat akan tentang isi surat perjanjian tadi malam, lalu dia mencari file tadi malam yang ia terima di dalam tasnya, setelah ketemu apa yang ia cari lalu ia mendudukkan badanya di kasur sambil membaca surat perjanjian itu. Perjanjian yang tertulis disitu sangat banyak sampai ia terkejut saat membaca bahwa disitu ditulis bahwa sang sugar daddy meminta untuk berhubungan intim maka sugar baby harus melayaninya dan tidak boleh menolaknya. Clarissa benar-benar terkejut ia tidak mungkin melakukan itu selama ini ia menjaga kehormatannya untuk sang suaminya kelak. Tapi disisi lain Clarissa juga sangat butuh uang banyak. Clarissa benar-benar sangat dilema. Pagi ini Clarissa memutuskan untuk pergi ke perusahaan Andre. Sebelum berangkat ke perusahaan Andre Clarissa seperti biasa bangun pagi, setelah itu membereskan rumah habis itu ia akan memasakan makanan buat mama dan adiknya. Clarissa memang anak yang rajin dan mandiri ia dari kecil sering diajarkan sang mama kebaikan dan sopan santun serta cara merapikan rumah dan memasak. Clarissa selama ini tidak pernah mengeluh kepada siapa pun kalau masalah dia masih ia bisa atasi sendiri kalau sudah tidak bisa maka ia akan mencurahkan semuanya kepada sahabatnya Melia. Pagi ini Clarissa membuat sarapan pagi ada nasi goreng, telur mata sapi dan ayam goreng. "Wah, kakak kenapa sudah bangun, kakak juga sudah masak sarapan. Ada yang perlu aku bantu kak?” tanya Alianna. "Tidak ada, Na. Kamu duduk saja di meja makan ini kakak bentar lagi selesai masak ayam gorengnya,” kata Clarissa. "Ada acara apa kak kenapa masak banyak banget?” tanya Alianna. "Iya, tidak apa-apa kan sekali-kali kita masak banyak, Na,” kata Clarissa. "Iya, tidak biasanya saja kakak masak banyak," kata Alianna. "Na, panggil mama. Ayo kita sarapan ini ayam gorengnya sudah jadi,” kata Clarissa. "O, iya.” Alianna segera bangkit dari duduknya dan pergi ke kamar sang mamanya untuk mengajak sarapan. Di kediaman rumah Andre yang sedang menikmati sarapan pagi bersama mama dan anaknya. "Ndre kamu hari ini sibuk tidak?" tanya mama Andre. "Hari ini Andre agak sibuk, ma. Kenapa memangnya, ma?" tanya Andre. "Niatnya mama mau ajak kamu ke pesta ulang tahun temannya mama sekalian mau kenalkan kamu sama anaknya siapa tahu nanti anaknya suka sama kamu,” kata mama Andre. "Ma. Andre bukannya sudah bilang Andre tidak mau dijodoh-jodohkan, Andre bisa cari sendiri,” kata Andre. "Iya, tapi kapan Ndre?" tanya mama Andre. "Nanti kalau sudah waktunya mama juga bakal tahu,” kata Andre. "Jadi kamu sudah ada calon istri?" tanya mama Andre. "Hm... ya belum, ma," kata Andre. "Mama kira sudah ada, Felicia, kamu mau tidak kalau punya mama baru?” tanya mama Andre. "Mau omA. Felicia pengen mau punya mama baru, tiap kali Felicia minta sama papa pasti jawabnya nanti-nanti begitu," kata Felicia. "Kamu dengar sendiri anak kamu saja juga pengen mama baru, makanya cepat cari biar kamu juga ada yang urus," kata mama Andre. "Iya, ma. Ya sudah kalau begitu Andre mau berangkat kantor,” kata Andre. "Jangan cuma iya-iya saja. Ya, sudah hati-hati," kata mama Andre. Akhirnya Andre berdiri dan mencium tangan mamanya setelah itu ia mendekati anaknya dan mencium kening anaknya. Sesampai dikantor Andre langsung menuju keruangannya, sebelum ia masuk kedalam ruangannya ia mengatakan kepada sekretaris keduanya Rara agar nanti kalau ada wanita yang mencarinya agar mempersilahkan masuk wanita itu, setelah itu ia masuk kedalam ruangannya. Tiba-tiba Alberto masuk dan menyampaikan bahwa setengah jam lagi akan meeting dengan kliennya yang datang dari Jepang. Pukul sebelas siang Clarissa baru mau berangkat ke perusahaan Andre, ia berpamitan kepada mama dan adiknya bahwa ia akan pergi keluar sebentar dan berpesan kepada adiknya agar menjaga ibunya. Clarissa menuju ke Perusahaan Andre menggunakan kendaraan umum karena lebih irit tentunya. Clarissa sampai di perusahaan Andre sekitar jam setengah satu karena jarak tempuh dari rumah Clarissa sangat jauh, lalu Clarissa langsung masuk kedalam dan bertanya kepada resepsionis yang berada dalam lobi. Setelah Clarissa menunggu berapa saat setelah sang resepsionis menelepon sang sekretaris. "Mbaknya untuk ke ruangan, tuan. Mbak bisa naik lift sebelah sana lantai dua puluh,” kata resepsionis. "O, iya, mbak. Terima kasih. Clarissa menuju lift dan masuk kedalam dan menekan tombol dua puluh."
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN