Waktu berlalu begitu saja, kehamilan Gladis kian membesar namun masih bisa ditutupinya. Pagi ini dia harus ke butiq karna ada rapat mengenai marketing pemasaran produk butiq. Sean yang berada di meja makan melihat kedatangan Gladis yang sedang menuruni anak tangga. "Bi Asih, saya berangkat dulu yah." Lalu pergi tanpa melirik Sean yang sedari tadi memerhatikan nya. "Apa kau tidak menganggap ku ada disini?" Teriak Sean. "Oh ia, maaf yah tadi aku tidak melihat mu." Ucap Gladis tanpa melirik sedikitpun kepada Sean. "Duduk!" Perintah Sean kepada Gladis. "Maaf aku sudah terlambat, hari ini aku ada rapat penting." "Jangan membantah, duduk !" Ucap Sean dengan sedikit lebih pelan. Gladis menuruti perintah Sean, dia duduk tanpa melihat ke arah Sean. "Kenapa akhir-akhir ini dia sangat beru

