“Rencana?” “Iya, Sayang… aku rencananya ingin mengecek tubuhmu secara rutin.” Kilah Raffy dan kembali menatap tajam Alfred yang kini semakin tersenyum lebar. “Ehem… Well… silahkan duduk.” Alfred mempersilahkan mereka duduk dengan senyum yang semakin lebar sementara Raffy semakin menatap Alfred tajam. ‘Jangan macam-macam’ Raffy mengatakan itu tanpa sepengetahuan Grace dan tanpa suara membuat Alfred justru tertawa. Grace menatap Raffy dan Alfred bergantian. “Ehem.” Raffy memperbaiki duduknya dan mengecup kening Grace mengalihkan pandangan menyelidiknya. “Jadi keluhan apa yang terjadi?” tanya Alfred berubah ke nada professional. “Aku merasa kurang enak badan hari ini, terasa ingin muntah dan mual terus menerus. Beberapa makanan yang memiliki aroma kuat pun membuatku pusing.” “Siklus men

