Raffy terus meronta dan Jenna tidak punya cara lain selain mengikat kedua pergelangan tangan Raffy di belakang kursi. Jenna berhasil membuka celana yang dikenakan Raffy paksa dan mengeluarkan milik Raffy yang tertidur. Sementara Raffy terus menerus berusaha membuka ikatan tersebut. Jenna tersenyum genit meraih milik Raffy dikedua tangannya, “Aku akan membangunkannya.” “F*ccccck! JENNA BUKA IKATAN INI!” Ronta Raffy. “BUKAAAA!” Jenna merespon dengan tertawa geli dan mulai menjilati bagiannya. “JENNAAAAA! BUKAAAA!” Bagian kepalanya mulai memasuki mulut Jenna dan dihisap dengan kuat. Raffy dengan sekuat tenaga menahannya, namun sulit untuk melawan naluri alam. Raffy mulai mengeras dan berkedut, Jenna tertawa di sela aktivitasnya. “Lihat… Kamu tak bisa menolak pesonaku kan.” Raffy hanya men

