Kabut membuat pandanganku menjadi buram, lagi-lagi aku kehilangan sosok gadis itu. Kenapa dia selalu menghindar saat aku menghampirinya. Aku memeriksa tubuhku. Menciumi bau badanku sendiri. Tidak ada yang aneh menurutku. Tapi mengapa gadis itu terus menghindar? Itu sungguh membuatku bingung. “Apa kau bisa mendengarku?” Aku mendengar suara seseorang yang berbicara kepadaku. Kabut yang tadi memenuhi padang rumput itu tiba-tiba menghilang. Aku melihat 2 ekor tupai yang berdiri disampingku. Aku memastikan diriku bahwa aku tidak salah mendengar. Aku mendekatkan badanku ke arahnya dan memperhatikan mereka dari dekat. “Kalian berbicara kepadaku?” Mereka berdua hanya melihatku dengan tatapan keheranan mereka. “Benar, ternyata dia bisa mendengarkan kita.” Dahiku mengernyit saat mereka berbicar

