Meski sudah berjalan cukup lama dari tempat tadi, aku belum melihat tanda-tanda keberadaan gadis itu. Tapi, aku melihat gedung putih yang tadi sempat menghilang saat ku kejar sebelumnya. Aku berlari secepat mungkin sebelum gedung itu kembali menghilang. Benar gedung ini terlihat sangat besar. Aku berjalan mengelilingi gedung ini. Mencari pintu agar aku bisa masuk kedalam sana. Nihil, tidak ada apapun disini. Bahkan jendela pun tidak ada. Lalu untuk apa gedung ini dibangun? Sekali lagi, aku mencoba mencari celah untukku bisa masuk ke dalam. “Siapa kau sebenarnya!” Aku mendengar suara seorang pria yang berteriak dari dalam sana. Aku mendekat ke sana, mencoba menguping pembicaraan orang yang ada di dalam sana. Tapi tiba-tiba aku melihat cahaya dari arah gedung itu. Cahaya itu membentuk s

