Agus berlari ketika mendengar suara klakson mobil Andre, dia langsung membukakan gerbang agar mobil bosnya bisa segera masuk. Andre mematikan mobilnya, dia tidak menyadari kalau aku yang duduk disampingnya tertidur, tidak ada tanda-tanda atau suara aku membuka pintu mobil membuatnya langsung menoleh kearahku. Dia menggelengkan kepalanya setelah sadar aku tertidur lelap didalam mobil. “Hmmm kebiasaan.” Andre berkata dalam hati. Dia berusaha membangunkan aku, terus memanggil namaku tapi sapaannya sama sekali tidak terdengar olehku. Aku masih tertidur nyenyak, kebiasaan yang selalu aku lakukan tanpa sadar adalah tertidur di dalam mobil. Andre langsung keluar dari mobilnya dan memanggil Agus, satpam rumahnya. “Agus, tolong bawa barang-barang kedalam rumah.” Andre meminta Agus membawa

