Meminta Maaf

1008 Kata

Riyan, Eko dan Dimas baru saja keluar dari sebuah gedung. Selama ini di kota ini kedua temannya terus bersenang-senang. Pergi dengan wanita satu, ke wanita lainnya. Bahkan tak segan mereka karokean dan pergi ke panti pijat plus-plus. Riyan selalu menolak setiap kali diajak. Dengan alasan, capek dan ingin istirahat. Siang itu Riyan menuju ke mall mencari oleh-oleh untuk istri dan ayah mertuanya. Ia berjalan diantara banyaknya baju muslim, kemudian mengambil beberapa stel pakaian. Ia juga membeli baju Koko untuk mertuanya. Setelah selesai, Riyan menuju ke kasir untuk membayar. "Jadi berapa semuanya, Mbak?" Kasir itu menyebutkan nominal dan Riyan membayarnya. Setelah mendapatkan struk pembayaran, Riyan menuju ke restoran untuk makan siang. Pesanan datang, Riyan makan dengan lahapnya. Ti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN