60 Riyan keluar dari kamar hotel Sinta. Wajah Riyan nampak biasa saja, sementara wajah Sinta terlihat datar dan dingin. Laki-laki itu pamit pulang, mengucap salam, lalu pergi dari sana. Sinta kembali masuk ke kamarnya, lalu menghempaskan tubuhnya di ranjang. Saat Sinta bertanya apakah ia penah tidur dengan perempuan lain selain dengan istrinya, bukannya menjawab, Riyan malah ijin untuk menumpang shalat Isya. Setelahnya ia berzikir beberapa saat, kemudian langsung pamit pulang. Sementara itu sampai di hotel, Riyan langsung menelepon istrinya dan mengungkapkan kerinduannya. Ia ingin melupakan kejadian barusan, di mana merasa Sinta—selaku bosnya sendiri berusaha merayunya. “Tumben manis banget!” kata Kayla karena tidak biasanya sang suami bersikap seperti ini. Riyan minta kiss berkali-kali

