Lokasi perkemahan memang cukup jauh, namun karena Kenan yang menancap pedal gas cukup dalam membuatnya lebih cepat sampai daripada perjalana normal lainnya. Kenan memarkirkan mobilnya di spot gelap, yang tak terlihat orang banyak, ia tak mau kehadirannya disana menjadi kehebohan karena memang ia selalu tak hadir dalam perayaan ulang tahun perasaan kecuali perayaan tersebut diadakan dalam sebuah pesta. Kenan mengambil ponselnya, mencari nomor si manajer dan meneleponnya. Tapi, bermenit-menit kemudian belasan panggilan dari Kenan tak ada yang diterima manajer tersebut. "Damn it!" Umpat Kenan kesal, jari jemarinya mengetuk setir akibat tak sabar. "Kemana coba?!" Geramnya melihat layar ponselnya sebelum membanting alat pipih itu ke atas dashboard. Kenan mendengus, ia keluar dari mobil da

