Hari masih cukup pagi, sekitar jam enam dimana semua penghuni rumah masih tidur, Keyra membawa sebuah ransel cukup besar di punggungnya dan berlari cepat menuruni tangga, namun belum ia mencapai pintu, seseorang memanggilnya. "Non Keyra? Mau kemana?" Keyra terkejut, namun berhembus lega ketika si bibi yang memergokinya, untung saja bukan Kenan. Keyra lalu menatap bibi itu dan tersenyum unjuk gigi. "Bi, aku ada activity di luar, jadi kalau Kenan nanya, bilang aja 'ada activity', gitu ya, bi," pinta Keyra sambil membuka pintu rumah dan berlari ke luar, tak menghiraukan wajah bingung si bibi. Setelah keluar dari gerbang, Keyra memelankan laju langkahnya menjadi berjalan biasa, nafasnya sedikit tak beraturan ditambah takut ketahuan Kenan. Keyra kemudian mengeluarkan ponselnya, menelepo

