Bab 37. Nadira

1023 Kata

Ibu Angga pulang dengan perasaan perih. Dia dapat merasakan keperihan yang Angga rasakan sekarang. Namun ibu Angga hanya memendamnya sendiri sehingga beliau jatuh sakit. Angga merasa khawatir dengan keadaan ibunya. Angga berusaha bangkit dari keterpurukkannya karena dia tidak ingin membuat keluarganya khawatir. Meski berat untuk memulihkan hatinya yang terluka, setiap hari masih teringat kenangan bersama Lusi. Saat di dapur, membuat adonan roti pun, bayang-bayang Lusi kadang hadir dan tanpa sadar airmatapun menetes. Angga menyibukkan diri dengan banyak hal agar dia tidak sering memikirkan Lusi. Karena ibunya sakit, Angga yang mengantar dan menjemput Mila sekolah. Saat ini Mila duduk di bangku kelas 2 SD. Pagi ini di tempat lain, "Dea, ayo bangun sudah siang. Nanti telat loh ke sekol

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN