Seminggu tak ada kabar dari Angga, Lusi masih mencoba menghubungi Angga meskipun tak diangkat. Bahkan, Lusi mendatangi rumah Angga namun Angga tak mau menemuinya. Ibu Angga yang melihat hubungan Angga dan Lusi sedang tidak baik berusaha menasehati Angga. "Angga, kamu tidak boleh memperlakukan wanita seperti itu, menghindari masalah, menggantungkan hubungan. Kamu harus membuat keputusan. Tanyakan hatimu ingin bagaimana, dilanjutkan atau berpisah". Dua minggu berlalu, Lusi datang untuk menemui Angga lagi. Kali ini, Angga menerima kedatangan Lusi. Mereka duduk di teras rumah. Suasana terasa tegang namun Lusi memulai percakapan. "Ka Angga, Lusi sudah memutuskan untuk bersama Ka Angga sampai kita tua nanti. Ka Angga lamarlah Lusi. Mari kita menikah agar Ka Angga yakin dengan ketulusan Lusi

