"Sahira, kok di sini?" ucap Sesil yang berpapasan di jalan. Sesil baru selesai acara bersama teman-temannya lalu hendak pulang dengan motornya. "Ngak kok kak, kebetulan lewat sini." "Oh... dari tadi belum pulang ya? Mau aku antar?" tawar Sesil. "Ngak usah Kak makasih, aku bisa naik angkutan umum," tolak Sahira. "Atau mau kerumahnya Agatha, sekalian aku anter." "Eh, ngak kok Kak. Aku mau pulang takut di cariin." 'Dia pura-pura baik atau apa sih, ni orang bikin bingung aja.' "Oh ya udah kalo gitu, aku duluan ya Sahira." "Ya Kak," Sahira mencoba tersenyum manis, meskipun melihat senyum Sesil ada rasa sedikit sakit hati. # "Woi Ra, dari mana aja kamu. Dari tadi kita berdua nungguin kamu tapi ngak balik-balik," ucap Ria yang duduk di riang tamu. "Hello... ini zaman purba apa? Kalian

