"Ma, Aga mau kuliah di Ausi," ucap Agatha yang baru pertama kali membuka suara setelah beberapa Minggu ia hanya diam. "Sayang, kamu perlu melanjutkan terapi di sini, dan kamu bisa kuliah di sini. Kenapa mesti jauh-jauh?" "Aga mau ngelupain semuanya Ma, Aga ngak mau lagi tinggal di Indo." Lama Ibu Amira terdiam, berpikir jawaban apa yang tepat untuk menyanggah anaknya, ia takut jika ia terlihat tidak setuju Aga akan kembali stres dan berdiam diri, sedangkan ini kali pertama ia berbicara setelah sekian lama. "Ya sudah, Mama bilang Papamu dulu ya." "Aga mau segera berangkat Ma, soal terapi kan bisa di lanjut di sana." ucap Aga yang bicara seperlunya saja. "Iya Sayang, Mama berunding dulu sama Papa gimana baiknya. Aga tunggu Papa pulang dari kantor dulu ya, nanti Mama yang bicara." Agat

