Penyesalan

1249 Kata

Agtha mengunjungi Rudi di tahanan, Rudi keluar dengan wajah tanpa dosa dan tanpa penyesalan. “Kau dendam padaku, kenapa melampiaskan pada orang lain?” ucap Agatha datar. Rudi dengan tatapan tajamnya tidak ada niatan untuk menjawab pertanyaan Agatha. “Heh, saya tidak menyangka kalau jatuh cinta menbuatmu menjadi serendah ini,” timpal Agatha. “Lalu, kau pikir kau hebat. Kalau bukan karena orang lain bukankah anda tidak bisa apa-apa?” Rudi balik merendahkan. Agatha hanya diam menatap, ada api menyala di bola matanya. “Coba saja anda tidak cacat, pastilah anda yang menyebrang waktu itu bukan? Jadi orang yang anda sayangi tidak perlu menggantikannya,” ucap Rudi dengan senyum mengejek. Agung bergerak hendak mendekati Rudi, Agatha mengangkat tangan memberikan perintah untuk diam di tempat.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN