Edu mondar mandir di ruang tamu pura-pura mengepel lantai. Sesekali ia melirik Agatha dan Sahira yang sedang memakan ramen berdua. "Lu mau?" Agatha menyodorkan mangkuknya. "Hehe, ngak deh. Makasih," jawab Edu cengengesan. "Ngapain dari tadi mondar mandir?" bertanya sinis. "Gwa kan lagi ngepel," membuat alasan. Kasian si Edu tiap hari ngepel lantai. "Kemari!" Agatha menjentikkan jarinya. Edu mendekat, dengan manyun dan menggerutu yang tidak terdengar jelas. "Berkemas dan kembalilah ke alammu!" bisik Agatha. Entah mengapa, sekarang ia suka sekali berkata sedikit sarkas. "Maksud lu?" Edu kurang paham. "Ya. Lu bebas dari hukuman sekarang. Pergilah!" "Lu serius?" Teriak Edu tak percaya. "Mmm, pergilah atau gwa berubah pikiran." "Eissttt, jangan coba-coba berubah. Oke gwa berkemas

