Berkunjung

1193 Kata

"Bapak?" Sahira kaget saat melihat Agatha sudah ada di dekat meja kerjanya. "Dari mana kamu?" cecar Agatha yang baru melihat batang hiding Sahira sekarang. "Anu, itu Pak," bingung sendiri sambil garuk tengkuk yang tidak gatal. "Mana kopinya?" ucap Agatha dengan nada acuh. "Astaghfirullah," Sahira menepuk jidad dan berlari munuju lif. "Heh, mau kemana kamu? Saya belum selesai," teriak Agatha melihat Sahira berlari menjauh. "Mau ambil kopi Pak," teriak Sahira yang sudah jauh hampir mencapai lif. "Ceh, dasar pikun." Agatha mengumpat tapi tersenyum. # "Tok,..tok,..tok..." "Mmm, masuklah!" ucap Agatha tanpa menoleh ke arah pintu. "Pak ini kopinya," Sahira menaruh kopi di dekat Agatha. "Taruh di situ saja," Agatha menunjuk meja di dekat sopa. "Baik Pak," Sahira menaruh satu kopi. "

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN