49.Tiada Terduga

1762 Kata

**** Melangkah melewati lorong istana, Yun Xiaowen menggenggam sebuah kertas di tangan kanannya. Wajahnya terlihat serius, dengan ditemani Panglima Ming mereka berniat menuju ke ruang kemiliteran. Tak ada percakapan diantara mereka, hanya suara langkah kaki yang sesekali terdengar sedikit nyaring. Langkah sang ratu terhenti ketika berpapasan dengan Selir Sun, wajahnya yang semula manis mendadak menjadi sangat masam ketika ia teringat kembali dengan kejadian malam itu di kemah peperangan. Meski merasa tidak suka, Yun Xiaowen memilih untuk menyembunyikan perasaan marahnya. Melihat Yun Xiaowen, Selir Sun berhenti sejenak. Ia menatapnya sama, hatinya penuh kebencian dan ia enggan untuk menyapa. Wanita berpakaian serba merah itu membungkuk sejenak lalu kembali melanjutkan langkahnya hingga a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN