James membawa Carrie menuju ke kabin yang sudah disewakan oleh Renatta. Wilayahnya berada di pinggiran kota Austin, perbatasan dengan pedesaan yang jarang sekali dilalui oleh kendaraan. Pedesaan itu tergolong minim penduduk karena lokasinya yang agak terpencil, berada di tengah perbukitan, sehingga orang dari kota besar enggan melintas. Terlebih lagi, tingkat kejahatan cukup tinggi dikarenakan wilayahnya yang tertutup. Kabin yang sebagian besar terbuat dari kayu itu terletak di pinggir jalan kecil, dan dikelilingi oleh pagar kayu sebatas perut orang dewasa. Ada sebuah pohon Ek besar di depan rumah, lengkap dengan ayunan. Asri, hijau dan cukup nyaman. Tempat yang biasanya dijadikan tempat singgah bagi pasangan baru. “Ini ... kabin?” tanya Carrie saat menaiki undakan ke teras. “Cukup menye

