Carrie berlarian di antara pepohonan. Di tengah kegelapan malam ini, penglihatannya hanya dibantu oleh cahaya rembulan. Pikirannya runyam, kabut di kepalanya lebih gelap ketimbang suasana sekarang. Dia benar-benar ketakutan dengan sosok Carlos, pria itu semenjak dahulu selalu memperlihatkan sisi intimidasinya. Setelah pelukan yang dia terima barusan, serentetan memori tentang pria ini dia kenang kembali. Mengerikan, wajar saja dia tak mau kembali padanya. Sisi egois dan pola obsesi yang dimiliki Carlos ternyata makin menggila, Carrie tidak paham dengan jalan pikiran pria itu. Perkataannya tadi masih membekas di benaknya, apa maksudnya dia akan membunuh Jeffrey Wilson? Carrie masih berlari hingga napasnya terengah-engah. Keningnya basah oleh bulir keringat lelah. Dadanya sesak dan tubuhn

