Rindu

1209 Kata

Sepanjang malam Ervin duduk di samping Elina. Kedua tangannya meremas kuat tangan istrinya yang terbebas dari selang infuse. Gadis itu tertidur lelap, tangan Ervin perlahan mengusap perut Elina. “Nak, baik-baik di sana, ya. Kamu harus kuat, jagain mama kamu,” bisik Ervin lalu mencium perut istrinya. Melihat Elina tertidur lelap membuat perasaan Ervin semakin kacau.Ia hanya bisa berdoa sepanjang malam berharap istrinya baik-baik saja. Pagi menjelang saat Elina mulai membuka mata. Hal pertama yang ia lihat adalah dinding bercat putih. Kepalanya menoleh ke samping di mana Ervin tertidur pulas. Air mata Elina kembali tumpah saat mengingat kejadian semalam. Ada seseorang yang tidak dikenal mengirimkan foto Ervin dengan seorang wanita sedang berbincang depan pertokoan. Elina tidak menyangka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN