Mendengar perkataan Nirma, Kiara seketika lupa pada rasa laparnya. Ia memilih kembali ke kamar sambil berpikir. Benarkah Enggar childfree? Apakah Bu Jeny sengaja menjodohkan Enggar dengan dirinya yang sudah berumur 30 tahun karena karena alasan itu juga? Apakah benar karena itu Enggar tak perduli sama sekali pada anaknya? Lalu bagaimana dengan nafkah lahirnya? Apa Enggar bertanggung jawab juga? Jika tidak, berdosa sekali dia. Ah, meski sangat ingin tahu akan hal itu, tapi Kiara tidak ingin bertindak grasa-grusu kali ini. Jangan sampai ia terlihat seperti mencari tahu tentang sesuatu secara terang-terangan di depan Enggar. Kiara tidak ingin terlalu menjauh, juga tidak ingin terlalu dekat dengan Enggar sementara ini. Mungkin ada baiknya dia mengikuti anjuran Nirma untuk tidur di kamar mer

