"Loh, kamu hari ini pulang cepat atau baru mau berangkat kerja, Nir?" Enggar yang baru tiba sedikit heran melihat Nirma yang memakai pakaian kerja dalam keadaan masih rapi di sore hari. Nirma tersenyum sambil mendorong sepeda motornya keluar dari garasi. "Mau berangkat. Shif malam, Kak," ucap Nirma. Enggar pun mengangguk. " Hati-hati Ya, Nir." Enggar berbicara sambil membuka kaos kaki dan sepatu. Nirma hanya tersenyum kecil dari balik kaca helm. Dengan penuh semangat ia Nirma mulai mengarahkan kuda besinya ke jalan raya. Setelah Nirma tak nampak lagi oleh mata, Enggar tak langsung masuk ke rumah. Enggar berinisiatif untuk menghampiri Kiara di seberang. Ia ingin membujuk istrinya agar tidur di rumahnya saja malam ini. Atau sebaliknya, dia yang menemani Kiara di rumahnya. Yang penting

