Komentar-komentar terus berdatangan dari mulut setiap orang. Mereka yang penasaran dengan apa yang terjadi, bergegas pergi ke lokasi pertarungan. Kiku juga pergi ke tempat Zian dan Tolya. Ia yang terlebih dahulu sampai ke sana, lalu melihat bola-bola api yang meluncur tepat ke arahnya. Bola-bola api meledak saat menabrak perisai tidak terlihat yang melindungi tubuh Kiku. Gadis itu bernapas lega. "Ah, syukurlah." Kiku panik saat melihat Zian yang bertarung dengan Tolya. "Tolya, apa yang dia lakukan? Dasar, dia berbuat ulah lagi!" Zian juga membalas serangan Tolya itu. Ia meluncurkan serangan petir ke arah Tolya. Laki-laki berambut pirang itu nyaris terkena serangannya. Serangan petir Zian membuat tembok besi meledak hingga menimbulkan lubang yang sangat besar. Tolya berhenti menyerang.

