“Aku tidak pernah memulai sesuatu yang aku inginkan dengan tidak serius Allisia.” Ellard benar-benar membuktikannya pada Allisia, sudah seminggu sejak mereka resmi berkencan dan meninggalkan lembah pegunungan Alpen. Sekarang Allisia sedang sibuk di dapur untuk menyiapkan sarapan mereka, Allisia sibuk dengan Omeletnya sedangkan Ellard tentu saja bagian kopi setelah mereka ribut kecil hanya karena salah meletakkan posisi bantal saat membersihkan tempat tidu. “Omeletmu sudah selesai?” tanya Ellard, dia melangkah ke arah Allisia dan mengecup pipi Allisia dengan kilat, percayalah, Ellard adalah satu dari sekian banyak pria romantis yang ada di dunia yang membuat siapa saja merasa sangat beruntung, Allisia tidak menolak itu tapi sikap menyebalkan Ellard lebih mendominasi semuanya yang kada

