Adiva mematut dirinya di hadapan cermin. Merasa aneh dengan penampilannya malam ini. Perempuan dengan tatapan sendu itu seperti bukan dirinya. Adiva masih ingat dengan jelas kapan terakhir dirinya memakai make up. Saat itu Azzam masih bersamanya. "Ya Allah Adiva sayang... Sumpah kamu cantik banget malam ini," puji Safira menatap hasil kreasinya yang menakjubkan. Safira benar-benar panggling melihat penampilan Adiva malam ini. "Apaan sih. Malu aku. Ambilin niqab aja deh di laci," balas Adiva sembari menggeser maju tubuhnya hendak meraih laci meja riasnya. "Eh eh.. Ngga boleh! Aku udah susah payah dandanin kamu biar Mas Dani klepek-klepek sama kamu kok mau ditutupi. Nggak!" cegah Safira seraya menarik kembali tubuh Adiva agar kembali duduk Dan diam. "Sekarang diem!" ancam Safira denga

