Dari kejauhan, El melihat Moana tengah bersama lelaki asing. Baginya Bayu memang masih asing, karena El lebih sering menghabiskan waktu di luar rumah. Jikapun hari libur, El akan mengerjakan apapun, asal ada penghasilan tambahan untuknya. Tidak ada yang aneh dengan kedekatan Moana dan lelaki itu, meskipun jarak antara mereka cukup dekat, tapi dinding tembok menghalangi keduanya. Mereka tidak akan saling berdekatan. Lelah, seperti tenaga terkuras habis membuat El berjalan sempoyongan menuju pintu gerbang. Jika saja level capek ada di antara angka satu sampai sepuluh, maka saat ini El tengah merasakan lelah pada level sembilan koma lima. Sangat tipis, bahkan mendekati puncak level tertinggi rasa lelah. Kehadirannya disambut hangat oleh Moana. Wanita itu tersenyum menghampirinya. "B

