El kembali ke kamar dengan jantung bergemuruh kencang. Ia kesal dan marah. Tapi bukan pada Moana, lebih tepatnya pada diri sendiri. "Ya ampun!" Ia meraup kasar wajahnya. Bagaimana mungkin wanita itu makan dengan nasi gosong seperti itu? Moana bukan wanita biasa, dia dibesarkan dengan sangat baik oleh kedua orang tuanya. Dari mulai dalam kandungan, hingga lahir ke dunia ini, kedua orang tuanya memberikan segala yang terbaik untuknya. Bisa dipastikan ia tidak pernah hidup susah selama hidupnya. Tapi setelah menikah dan memilih hidup bersamanya, kehidupan wanita itu berubah drastis. Malam ini El benar-benar tidak bisa tidur. Berbagai macam pikiran bercampur aduk dalam benaknya, hingga tepat pukul lima pagi, ia kembali mendengar suara vacum pembersih berbunyi. Moana sudah bangun

