86

1194 Kata

Pukul dua dini hari saat ponsel milik Aruna berdering. Dengan mata setengah terpejam ia meraba nakas, meriah ponselnya dan mengangkat panggilan dengan suara serak. "Halo?" ucap Aruna dengan suara serak khas bangun tidur. Tidak ada sahutan, hanya terdengar suara hela napas berat juga tertahan. Sesekali juga terdengar suara rintihan yang membuat bulu kuduk seketika merinding. Aruna menjauhkan ponsel dari telinganya, melihat siapa orang yang memanggilnya saat itu. Tertera nama Sean di sana, dengan panik Aruna kembali memanggil-manggil nama pria itu segera. "Sean! Sean! Apa yang terjadi? Cepat jawab aku!" Aruna berseru keras, ia panik juga takut bukan kepalang. Aruna kembali berseru, berkali-kali ia memanggil nama Sean namun jawaban yang ia dapatkan masihlah sama. Hanya terdengar suara

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN