Seperti yang dikatakan sebelumnya, Wisnu benar-benar datang pukul empat sore. "Masuklah dulu, aku akan mengambil barang-barang ku dulu," ucap si wanita. Wisnu menggeleng, pria itu memilih untuk menunggu Aruna di dekat mobilnya saja. Aruna masuk dengan langkah gontai, wanita itu sesekali menunduk ataupun menghela napas panjang. Membuat Wisnu yang menatapnya dari belakang merasa heran. Tidak berselang lama Aruna kembali dengan sebuah koper berukuran sedang, Wisnu menyambut wanitanya juga membantunya meletakkan koper di bagasi belakang dengan senang hati. Ada yang berbeda dengan Aruna sekarang. Wanita itu jadi lebih banyak diam, ia bahkan sering mengabaikan Wisnu ataupun pertanyaan yang pria itu lontarkan padanya. Aruna terperanjat, matanya seketika menoleh ke sisi pengemudi saat ia mer

