102. Sebuah Pergerakan

2090 Kata

“Apa kau tahu jika aku merasa seperti sedang mengkhianati Em karena telah melakukan ini?” Adrian tersenyum muram mendengar pertanyaan yang tidak perlu ia jawab itu. Setelah selesai makan siang, Adrian tidak membuang waktu lagi dan segera mengajak adiknya untuk mencari apartemen, atau rumah, yang akan mereka tinggali. Tekadnya sudah bulat untuk berada di sini dan memperjuangkan lagi cintanya. Urusan peternakan bisa ia limpahkan kepada Patrick dan Nathalie. Lagipula, dengan adanya Mama dan Papa di sana, Adrian bisa tinggal di sini jauh lebih tenang. Mama pasti protes karena ialah yang meminta mereka untuk datang dan tinggal di peternakan, tetapi dia sendiri juga yang sekarang pergi dari sana. Setidaknya, kali ini Adrian tidak sedang melarikan diri, dan ia harap, Mama akan mengerti serta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN