Karena tidak ingin pulang, dan hanya mengurung diri di kamar, Emily membawa mobilnya pergi ke rumah pamannya. Di sana, ia akan bisa mengobrol dengan menyenangkan bersama bibinya, atau mengganggu si kembar. Jika di rumah, Emily tidak akan mendapatkan teman bicara yang menyenangkan selain Nancy. Ibunya berubah menjadi wanita super malas di kehamilan keempatnya ini. Bahkan untuk bicarapun, Mom juga sangat irit melakukannya. Emily mencibir. Tampaknya, di kedua kehamilan adiknya, Mom masih memiliki sedikit tenaga untuk sekedar membuat cemilan atau s**u di dapur. Sekarang, jangankan ke dapur, keluar dari kamar saja harus dengan dipapah oleh Dad di sisinya. Apa wanita hamil selalu semalas dan semanja itu? Jika nanti dirinya mengandung, Emily tidak akan menjadi wanita hamil yang malas dan manja.

