Perdebatan Adhitama dengan Sang Mama

1951 Kata

Akhirnya, tak lama kemudian sampailah Embun di rumah. Bu Retno ikut masuk. Setiba di dalam, Embun segera ke kamar, sementara Bu Retno duduk di ruang tengah. Bu Retno tampak begitu bahagia dengan pernikahan kedua Adhitama. Embun hanya mendesah pelan. Lalu, saat Embun hendak melangkah ke kamar, tiba-tiba Bu Retno memanggil. “Embun! Suruh Tama menemui Mama di sini. Mama mau bicara sama dia!” Bu Retno berkata tanpa melihat Embun. Ya, semenjak tahu kalau Embun mandul sikap Bu Retno begitu buruk padanya. Tuhan ... kuatkan aku. Embun hanya mengangguk, lalu melangkah menuju lantai atas, ke kamar. Sempat terdengar sayup-sayup suara Bu Retno menggerutu. “Punya mantu nggak sopan banget, ditanya cuma diem, disuruh jawabnya cuma pakai bahasa isyarat. Duh, amit-amit. Itu si Tama kenapa juga bisa bert

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN