Langit keluar hanya membelit bagian bawah tubuhnya dengan handuk. Entah apa yang dilakukannya dalam kamar mandi hingga tiga puluh menit berlalu. Karena Rindu sangat tahu sang suami bukan pria yang suka bermain sendiri. Langit hanya akan melakukannya bersama seorang wanita. Dan wanita itu adalah istrinya. Bisa Rindu pastikan pria itu baru saja mengguyur tubuhnya dengan air dingin. Sebelumnya Rindu sudah terpejam. Hanya sebentar karena begitu sang suami keluar dia kembali terjaga. Memperhatikan Langit yang menghampiri nakas hanya untuk mengambil rokok di atasnya. “Tidur lagi, Sayang,” ucapnya kemudian berjalan menuju balkon. Tidak ada nada marah dalam kalimat itu. Langit bahkan sempat mengusap sayang rambut Rindu. Waktu sudah hampir jam empat pagi saat Rindu bangkit dan menghampiri sang s

