Secarik kertas terasa seperti bom besar yang menghantam hati Fillbert yang sedang hancur tak beraturan, dalam diam pemuda itu cukup sadar jika hal yang ia lihat tak nyata dan sayangnya semua hal ini terjadi di depan matanya langsung. "Ini ... beneran? Apa yang gue liat ini serius ya? Ya allah, please bilang sama gue kalo gue ini lagi keliru! Gue salah liat apa gimana sih? Ini gak benerkan? Ini gak mungkin beginikan ya? Salah liat kan ya? Ini cuma salah paham ajakan? Tevy gak mungkin meninggal gini aja kan? Ini pasti salah bangetkan? Ini kesalahan besar pastikan ya! Gue gak percaya ini ...," gumam Fillbert tak percaya. Melihat saudaranya seperti ini membuat Hisyam tak berani mengatakan apapun sebab pemuda itu cukup mengerti jika di saat seperti ini pasti Fillbert sedang mengendalikan sega

