Tatapan Fillbert kali ini benar-benar seperti pemuda yang tak lagi memiliki hati untuk siapapun yang berani mata coklat dan tajam itu sedangkan orang yang di tatap serius oleh Fillbert hanya bisa menundukkan matanya karena terlalu takut saat melihat tatapan mata itu. Sementara Fillbert sendiri berusaha tak memperdulikan tatapan dari beberapa orang yang jika di rasa-rasa tidak akan mampu mempengaruhi dirinya, di lain sisi Hisyam yang iba dengan orang-orang yang ketakutan membuatnya mewakili Fillbert yang berlalu begitu saja. "Selamat pagi juga semuanya ... dia tidak bermaksud mengabaikan kalian loh ya! Fillbert hanya memang seperti itu orangnya dan saya mewakilkannya berterima kasih untuk sapaan dan kerja keras kalian bersama kami! Kalau begitu kalian bisa melanjutkan pekerjaan kalian dan

