Seketika suasana begitu hening setelah mendengar ucapan Hisyam yang entah sudah keberapa kalinya pemuda itu menyakiti Hati Vala yang selalu setia bertahan demi pemuda payah itu, tapi mau menyakitkan apapun ucapan Hisyam padanya tetap saja hati gadis itu sulit beranjak dari Hisyam. "Sebenarnya mah bukan salah, Hisyam juga ... toh mau segimanapun menyakitkannya ucapan Hisyam tetap aja perasaan gue gak bisa berubah sedikitpun untuk dia jadi ya paling gak gue cuma bisa ikhlasin aja toh gue sendiri yang memutuskan untuk bertahan walaupun emang udah jelas hati gue sudah pasti akan terluka karenanya kan," batin Vala dilema. Namun saat ini ucapan seperti itu tidak berarti apapun untuk di pikirkan karena Vala harus tetap kuat dan waras agar bisa membantu Tevy bisa kembali dengan perasaan tenang s

