Tak butuh waktu lama akhirnya Fillbert sampai juga di rumahnya, tetapi pemuda itu memilih untuk langsung masuk ke kamarnya tanpa menyahuti ucapan papa dan mamahnya yang terlihat begitu khawatir pada dirinya. "Fillbert! Sayang ... kamu kenapa nak? Jarang sekali muka kamu terlihat muram begitu? Apakah ada sesuatu yang terjadi di kantor? Coba katakan sesuatu pada mamah, sayang! Mau mamah buatkan sup hangat? Makan dulu yuk, nak! Jangan sampai kamu sakit ya? Mamah tidak ingin kamu sakit nantinya sayang," ujar mamahnya khawatir. "Bekerja keras itu boleh-boleh saja, tetapi kamu juga harus menyayangi dirimu sendiri dan jangan biarkan dirimu sakit karena kelelahan loh, Fill! Jadilah kuat dengan menguatkan dirimu terlebih dulu sebab kalau dirimu saja tidak kuat lantas bagaimana kamu menjalankan se

