“Mulai kerja lo?” sapa Sandra ketika Elvina memasuki ruangannya. “Hm.” Elvina hanya berdeham sambil mengangguk dengan malas. “Ada masalah dari devisi keuangan. Lo atur laporannya, trus kasih ke Pak Dafa. Soalnya ntar ada rapat penting,” kata Sandra memberitahu. “Oke.” Elvina langsung meyambar sebuah berkas. “BTW, gue bosen denger masalah dari devisi keuangan. Perasaan kagak beres-beres,” gerutunya sambil membaca berkas tersebut. “Biasalah. Ulah oknum-oknum rese.” Sandra bedecak sebal. Selanjutnya, Elvina mengerjakan laporan yang harus ia selesaikan dalam waktu singkat dikarenakan rapat akan dimulai siang hari, tepatnya pukul 2 siang. Setelah jam makan siang usai, Elvina bergegas menyelesaikan pekerjaannya. Tak butuh waktu lama, semua laporan telah selesai sebelum rapat dimulai. Seg

