“Seperti yang kau sudah janjikan, waktu terus berjalan Sebastian. Mana hasil yang kau janjikan?” Suara Matilda begitu merdu hingga Sebastian harus menjauhkan telinganya dari ponsel yang ia pegang. Sebastian tahu, tenggat waktu yang dia janjikan kepada sang Ibu sudah hampir tiba dan ia belum memberikan apa-apa. Akan tetapi ia juga tidak akan memberikan apapun kepada Matilda. “Aku tidak akan membeli tanah itu, sebagai gantinya aku akan membeli sebagian tanah dari Tuan Cornelius. Bagaimana?” Semua yang menjadi perbincangan antara Matilda dan Sebastian hanya sebatas transaksi, Sebastian cukup muak dengan semua perihal perusahaan. Meski begitu Sebastian sangat menghormati Matilda sebagai ibu yang telah membesarkan dirinya. “Oh, itu adalah ide yang sangat bagus. Tanah yang mana yang ingin k

