36: Burn it All (Pt. 1)

1130 Kata

Malam ini Sebastian menunggu, ia menunggu kedatangan Madison Coleman yang mengajaknya makan malam untuk membahas kontrak kerja yang telah diselesaikan oleh pihak perusahaan Sebastian. Dalam keramaian restauran itu, Sebastian menatap ke luar jendela besar. Dari tempatnya saat ini ia bisa melihat hampir separuh kota. Cahaya gemerlapan menghiasi pekatnya malam itu menjadi satu-satunya hiburan untuk seorang pria yang pikiran dan raganya tak berada di satu tempat. Raganya berada di restauran menikmati pemandangan sembari menunggu Madison Coleman, sementara pikirannya melayang jauh ke rumah Samantha. Rindu. Satu kata itu muncul terus menerus di dalam kepalanya seperti notifikasi di ponsel, bedanya jika di ponsel mungkin bisa berhenti sementara di dalam pikiran Sebastian tak ada hentinya. Ia mer

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN