Bab 9 Perlawanan Bhumi!

1267 Kata

"Apa sekarang justru kamu yang sangat menginginkan anak, Niskala?" tanya Bhumi seraya melepaskan pelukannya. Kini, hatinya sudah jauh lebih tenang. Rasa marah dan kecewanya perlahan memudar setelah berpelukan dengan Niskala. "T–Tidak, aku hanya bertanya saja. Tadi kamu bilang kita harus cepat-cepat itu," tutur Niskala sembari menundukkan wajahnya. Ia malu sehingga membuat kedua pipinya memerah. Bhumi menggeleng pelan melihat tingkah laku Niskala. "Saya hanya bercanda saja. Tidak usah dipikirkan lagi pula saya juga sudah bilang padamu, kan? Saya tidak bernafsu melihat tubuhmu," ujar Bhumi sembari menepuk pelan puncak kepala Niskala. "Tapi bagaimana dengan perintah ayah dan ibu, Mas? Mereka akan sangat marah kalau kita tidak menurut, kan?" Niskala mendongak. Memberanikan diri menatap lang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN